Halo Binusian!

Digital Language Learning Center (DLLC) Binus University kembali menggelar kegiatan inspiratif yang memperkaya wawasan dan kompetensi pengajar bahasa, melalui rangkaian Indonesian Language Training & International Webinar yang diselenggarakan pada tanggal 7 dan 10 November 2025. Kegiatan ini menghadirkan tiga pembicara berpengalaman di bidang BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing), yang siap berbagi praktik terbaik, pengetahuan terbaru, serta strategi inovatif dalam pengajaran bahasa Indonesia di tingkat global.

Di artikel kali ini, izinkan kami berfokus pada Training Session 1, yang berlangsung pada Jumat, 7 November 2025, pukul 09.00–11.30 WIB di Binus Kampus Kijang. Sesi pelatihan ini mengusung tema “Empowering BIPA Instructors: Building Fun, Meaningful, and Culturally Responsive Learning Experience.”

Acara ini menghadirkan narasumber utama Dr. Atikah Solihah, M.Pd., seorang Widyabasa Ahli Madya dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, yang telah berpengalaman luas dalam pengajaran dan pengembangan kurikulum BIPA. Melalui paparannya yang menarik dan penuh insight, Dr. Atikah mengajak para peserta untuk melihat kembali esensi pembelajaran bahasa bukan hanya sebagai proses linguistik, tetapi juga sebagai sarana membangun pemahaman lintas budaya.

Sebanyak 17 peserta hadir dalam sesi ini, terdiri dari peserta luring dan daring, yang berasal dari beragam latar belakang program studi seperti Creative Digital English, Japanese Popular Culture, Psikologi, Hubungan Internasional, Business Law, dan tentunya DLLC Binus University sendiri. Keberagaman ini menciptakan suasana pelatihan yang dinamis dan kolaboratif, karena setiap peserta membawa perspektif unik dalam memahami bahasa dan budaya.

Dalam sesi pelatihan, Dr. Atikah memaparkan regulasi dan kebijakan terbaru terkait UKBI (Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia) serta standar kemahiran Bahasa Indonesia yang digunakan dalam konteks pembelajaran BIPA. Peserta diajak memahami pentingnya sertifikasi kebahasaan sebagai alat ukur objektif dalam menilai kemampuan berbahasa penutur asing, sekaligus sebagai acuan dalam merancang materi ajar yang sesuai dengan tingkat kemahiran siswa. Selain itu, sesi ini juga membahas data capaian pemelajar BIPA di berbagai tingkat kemampuan—mulai dari pemula hingga mahir—sehingga para calon pengajar dapat memahami profil pembelajar secara lebih komprehensif. Dr. Atikah juga memberikan contoh-contoh materi tata bahasa Indonesia yang kontekstual, disertai strategi pengajaran yang mendorong partisipasi aktif dan kreativitas siswa.

Melalui kegiatan ini, DLLC Binus University semakin menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan kompetensi pengajar bahasa Indonesia dan memperluas peran Bahasa Indonesia di kancah global. Harapannya, para peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam konteks pembelajaran mereka masing-masing, sekaligus menjadi duta budaya yang memperkenalkan kekayaan bahasa dan budaya Indonesia kepada dunia.

Bagaimana dengan Sesi 2 dan 3 yang diadakan pada tanggal 10 November 2025? Nantikan liputan selanjutnya untuk, yang akan menghadirkan pembicara-pembicara inspiratif lainnya! SALAM LITERASI BIPA!